Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Raya Al-Aqsha Merauke tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Merauke, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Selatan, tokoh agama, serta perwakilan sekolah di wilayah Merauke.
Komandan Kodaeral XI Laksda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P. turut mendukung kegiatan tersebut melalui perwakilan Paban Opslat Sops Kodaeral XI Letkol Laut (P) Zaenal Abidin, yang hadir dalam rangka mempererat sinergi antara TNI Angkatan Laut, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, dilanjutkan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama dan Bupati Merauke. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan peserta kirab yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.
Kirab Hari Santri tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, mempererat ukhuwah, serta mengingatkan generasi muda akan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Papua Selatan.
Melalui kegiatan ini, para santri diharapkan terus mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa, tidak hanya melalui pendidikan dan penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga dengan menanamkan sikap toleransi, disiplin, cinta Tanah Air, dan kepedulian terhadap sesama.
Peserta kirab bergerak dari titik awal di Masjid Raya Al-Aqsha Merauke, kemudian melintasi Jl. TMP Trikora , Jl. Prajurit, Jl. Aru, Jl Mandala, Jl. Parakomando, dan finish di Mesjid Al Aqsha kembali.







0 Komentar